Manchester City dan Paris Saint-Germain, Ancaman atau Penggembira?

 

Musim 2012/2013 Liga Champions Eropa sudah memasuki babak penyisihan grup. Mungkin terlalu dini untuk membicarakan siapa tim yang bakal menjadi juara.

Tim-tim syarat dengan pengalaman seperti, Real Madrid, Barcelona, Manchester United, Bayern Munchen, dan jawara musim lalu Chelsea memang pantas menjadi tim unggulan.

Real Madrid semenjak ditangani pelatih Jose Mourinho hanya mampu membawa El Real ke babak semi final selama dua musim berturut-turut. Selain memberi gelar bagi Los Blancos untuk kesepuluh kalinya, Mou juga mempunyai misi pribadi dengan memasukkan namanya dalam daftar salah satu pelatih tersukses di kancah Liga Champions Eropa.

The Only One ingin menjuarai Liga Champhions untuk ketiga kalinya bersama tiga tim dan negara yang berbeda. Maka di musim ketiganya menukangi El Real, trofi juara menjadi target yang tidak bisa ditawar lagi oleh pelatih berkebangsaan Portugal itu. Jose Mourinho pernah menjuarai Liga Champions bersama FC Porto dan Internazionale Milan.

Sepertinya halnya Real Madrid, Barcelona pun punya ambisi yang sama yaitu trofi juara. Pencapaian fenomenal Barca dalam rentang waktu empat tahun terakhir, Blaugrana berhasil membawa pulang trofi Liga Champhions sebanyak dua kali ketika masih di bawah asuhan pelatih Pep Guardiola.

Memang musim ini agak berbeda, Barca memulai era baru dengan pelatih Tito Vilanova yang menggantikan Pep Guardiola. Menarik kita tunggu, mampukah Vilanova mengikuti sukses Pep Guardiola ketika masih menukangi Blaugrana di ajang Liga Champions.

Bicara Real Madrid dan Barcelona, memang kedua tim ini hampir sempurna dari segi materi pemain. Akan tetapi musim ini julukan klub terbaik yang sempat melekat kepada kedua tim ini tampaknya mulai memudar.

Kita lihat ketika musim lalu, partai final Liga Champhions yang diprediksi bakalan mempertemukan El Real dan Barca dalam derby el clasico ternyata di luar dugaan. Justru kedua tim ini harus gigit jari dengan mengakui keunggulan lawannya masing-masing.

Real Madrid tumbang melawan Bayern Munchen di semi final, sedangkan Barcelona sendiri harus mengakui keunggulan anak asuh Di Matteo di babak yang sama. Musim lalu 2011/2012, Chelsea berhasil keluar sebagai juara untuk pertama kalinya dalam sejarah dengan mengalahkan Bayern Munchen lewat adu penalti. Pertandingan yang digelar di Allianz Arena stadium.

Beralih ke tanah Britania ada Manchester United, yang pantas diunggulkan untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Kegagalan di musim sebelumnya, membuat anak asuh Sir Alex ingin menebusnya di musim ini dengan raihan trofi juara.

Kegagalan MU di musim 2011/2012 membuat Sir Alex naik pitam, Read Devile tidak mampu berbicara banyak di Liga Champions. Langkah pasukan iblis merah terhenti di babak penyisihan grup.

Sedangkan finalis tahun lalu Chelsea dan Bayern Munchen, sudah mulai berbenah dengan mendatangkan beberapa pemain baru ke dalam skuat. Finalis musim lalu ini, ingin mengulang kesuksesannya di musim ini dengan melaju hingga ke partai puncak.

Buat anak asuhan Di Matteo, mempertahankan status juara bertahan merupakan motivasi tersendiri bagi John Terry dk. Bilamana itu berhasil, The Blues merupakan tim pertama yang mampu melakukannya dalam sejarah. Karena belum ada tim yang mampu menjuarai Liga Champions sebanyak dua kali secara berturut-turut.

Bayern Munchen yang musim lalu kalah di partai final melawan Chelsea, tentunya masih membekas dalam ingatan Philipp Lahm dkk, bagaimana seorang Didier Drogba dengan aksi heroiknya mempecundangi Die Roten di depan publiknya sendiri. Bagi pemegang trofi sebanyak empat kali ini, trofi juara musim ini menjadi bidikan utama sang pelatih Jupp Heynckes.

Namun tidak semudah itu untuk menjadi juara maupun mempertahankan gelar Liga Champhions, yang notabennya kompetisi paling bergengsi di dataran Eropa.

Tim-tim yang mendapat predikat sebagai kuda hitam musim ini, seperti Juventus, Arsenal, Borussia Dortmund, Manchester City dan Paris Saint-Germain siap memberikan kejutan.

Juventus yang seakan terlahir kembali, setelah terlibat skandal pengaturan skor di liga domestik, terus menebar ancaman bagi para calon lawanya-lawannya.

Bahkan Si Nyonya Tua musim lalu (2011/2012) berhasil menjuarai liga serie A tanpa menelan kekalahan sekalipun. Publik Turin pun sudah lama dan rindu ingin mengecap kembali manisnya memenangi trofi diajang paling bergengsi tersebut. Juventus terakhir kalinya menjuarai Liga Champhions pada tahun 1995-1996.

Manchester City dan Paris Saint-Germain sekarang menjelma menjadi salah satu kekuatan baru di jagad sepak bola Eropa. Setelah kedua tim tersebut mendapatkan suntikan dana berlimpah dari sang taipan, dari timur tengah.

Kedua tim ini ingin memulai era baru dalam sejarah klub masing-masing. Dengan sokongan dana yang tidak terbatas, Man.City dan Paris Saint-Germain ingin membangun sebuah tim yang benar-benar kuat dan solid, dengan harapan agar bisa bersaing dengan tim-tim papan atas di dataran Eropa semacam Real Madrid, AC Milan, Barcelona, Manchester United, dan Bayern Munchen, untuk menjadi juara Liga Champions.

Dengan sokongan dana finansial yang kuat, Man.City berhasil menjadi kekuatan baru sepak bola di tanah Britania. Di bawah asuhan pelatih asal Italia Roberto Mancini, Manchester City berhasil menghentikan dominasi rival sekota mereka Manchester United di premier league.

Sedangkan Paris Saint-Germain musim ini baru memulai bergerilya dengan mendatangkan pemain-pemain top papan atas dunia serta pelatih sekaliber Carlo Anceotti ditunjuk menukangi Les Rouge-et-Bleu.

Menarik kita nantikan, sejauh mana kiprah tim-tim kuda hitam ini di ajang paling bergengsi di dataran Eropa tersebut. Khusus bagi Man.City dan Paris Saint-Germain, mampukah kedua tim ini yang mempunyai dana finansial yang katanya tidak terbatas itu, bisa mengakhiri dominasi tim-tim yang lebih berpengalaman atau justru sebaliknya, Man.City dan Paris Saint-Germain hanya sebagai tim penggembira saja.

Patut kita tunggu, siapa tim yang akan berlaga di Wembley Stadium 25 Mei 2013 nanti.

Posted on October 4, 2012, in Beranda, UEFA. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: