kedigdayaan Barcelona

Sepak bola selalu menghadirkan kesenangan dan kebanggaan bagi para penggemarnya. Sejarah dan dominasi tidak bisa dilepaskan dari cabang olahraga ini. Dari tingkat klub maupun negara, masing-masing ingin mengukir sejarah dan menancapkan dominasinya.

Sebagaimana kita tahu, beberapa tahun terakhir ini, sepak bola banyak didominasi oleh benua Eropa, entah itu level negara maupun klub. Mulai dari pagelaran Piala Dunia 2006 di Jerman sampai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, negara-negara dari benua biru-lah yang keluar sebagai jawaranya.

Di tingkat klub pun juga demikian, dengan diadakannya ajang Piala Dunia Antar Klub, yang  mempertemukan jawara-jawara dari benuanya masing-masing. Di ajang Piala Dunia Antar Klub, dominasi klub Benua Biru tersebut semakin nyata dalambeberapa dekade terakhir ini.

Semenjak 2007 dengan AC Milan (Italia) keluar sebagai juara mengalahkan Boca Junior (Argentina), semenjak itulah secara bergantian klub-klub wakil dari Eropa selalu menang di partai puncak di ajang tahunan ini.

Mulai dari AC Milan wakil dari Italia juara tahun 2007, Manchester United wakil dari Inggris juara 2008, Barcelona wakil dari Spanyol juara tahun 2009, Inter Milan wakil dari Italia juara tahun 2010, dan di tahun 2011 Barcelona keluar lagi sebagai juara untuk kedua kalinya. Semenjak ajang ini berganti nama dari Piala Toyota menjadi Piala Dunia Antar Klub.

Khusus klub terakhir Barcelona, wakil dari Spayol ini begitu mendominasi olahraga paling banyak digandrungi disegala penjuru dunia. Bagaimana tidak, beberapa tahun belakangan ini Barcelona menjelma menjadi tim yang menakutkan bagi tim-tim lain. Entah itu di Eropa maupun Dunia, trofi demi trofi mereka raih.

Mulai dari pelatih asal Belanda Frank Rijkaard, Barca memulai masa kejayaan itu dengan meraih double winners Piala La Liga dan Liga Champhions Eropa. Setelah Frank Rijkaard hengkang ditunjuklah mantan bintang Barca di era 90-an yaitu Josep Guardiola sebagai pelatih penggantinya.

Banyak orang yang meragukan kapasitas Guardiola sebagai pelatih Barcelona waktu itu. Keraguan itu bisa dimaklumi karena Guardiola belum pernah mengecap pelatih secara profesional. Terakhir Guardiola hanya melatih tim B Barcelona.

Justru berawal dari pengangkatan Josep Guardiola sebagai pelatih, Barcelona mulai menancapkan dominasinya di dataran Eropa bahkan dunia seperti saat ini. Kita tahu bahwa di musim pertama di Barcelona sebagai pelatih, Pep mempersembahkan enam trofi sekaligus dalam satu musim.

Sungguh catatan yang luar biasa bagi pelatih debutan seperti Pep waktu itu. Dan musim-musim berikutnya pun, Pep sebagi pelatih tidak pernah absen menyumbangkan trofi bagi klub Catalan tersebut.

Selain dominasi Barca di kompetisi domestik selama tiga tahun berturut-turut, atas rival abadi mereka Real Madrid, El Barca juga membutikannya di kancah Eropa. Di kompetisi domestik, El Real melakukan berbagai cara demi mengakhiri dominasi El Barca, dengan mendatangkan pemain bintang macam, Cristiano Ronaldo dan Kaka.

Bahkan pelatih pun silih berganti untuk mengisi kursi pelatih tim yang berjuluk Los Galacticos tersebut termasuk pelatih Jose Morihno.

Perlakuan Barca atas El Real di kompetisi domestik, beda lagi yang dialami Manchester United di Liga Champhions Eropa. Sebagaimana kita tahu, MU pernah bertemu sebanyak dua kali dengan Barca di partai puncak Liga Champhions Eropa.

Tapi sayang dua kali bersua dengan Barca, dua kali pula wakil dari Inggris itu menderita kekalahan dan mengakui keperkasaan Barca, di kompetisi yang notabennya adalah kompetisi paling bergengsi di Benua Biru tersebut.

Banyak orang yang terkagum-kagum dengan cara Barcelona memainkan sepak bola dengan begitu indahnya, dengan Tiki-Taka-nya klub Catalan itu membuat lawan-lawannya tak berdaya.

Bicara mengenai Barcelona, sepertinya kurang lengkap tanpa membicarakan pemain mungil dari Argentina, Lionel Messi. Kontribusi Messi atas keberhasilannya membawa Barca meraih trofi-trofi bergengsi tak terbantahkan.

Tidak bermaksud mengecilkan kontribusi pemain lainnya macam Xaxi Hernandez dan Andres Iniesta, tapi begitulah kenyataannya “Messi adalah Barcelona” dan “Barcelona adalah Messi”.

Nama Messi sampai saat ini masih menjadi perdebatan dunia sepak bola, apakah Messi layak disebut pemain terbaik dunia dalam sejarah sepak bola, dengan mengungguli seniornya di timnas Argentina Diego Armando Maradona atau Pele pesepakbola legendaris dari Brazil.

Messiah (julukan Messi), pesepakbola yang dianugerahi skill di atas rata-rata di era sepak bola modern seperti saat ini, hampir mustahil mencari tandingannya dalam hal skill maupun prestasi. Mungkin hanya ada satu pemainnya yang dianggap sebagai pesaing serius bagi Lionel Messi, yang tak lain pemain termahal dunia Cristiano Ronaldo mega bintang Real Madrid.

Sebagaimana Barca mengukir sejarah sebagai klub sepak bola, Messi juga mengukir sejarah sebagai pesepakbola. Pemain yang bernama lengkap Lionel Andres Messi ini mengukir sejarah dalam dunia sepak bola, menyabet gelar pemain terbaik dunia tiga kali secara berturut-turut. Nama Messi pun sejajar dengan nama-nama beken seperti, Ronaldo (Brasil) dan Zinedine Zidane (Prancis).

Dan yang masih hangat di ingatan kita, Messi mencetak sejarah di Liga Champhions Eropa, dengan mencetak lima gol dalam satu pertandingan, dan itu untuk yang pertama kalinya semenjak kompetisi itu bergulir.

Hal itu semakin menasbihkan dirinya sebagai pemain terbaik dunia saat ini dan meninggalkan para pesaing-pesaingnya. Dan sekali lagi Messi membuktikan bahwa seorang Cristiano Ronaldo, hanya menjadi “bayang-bayang” bagi bocah ajaib asal Argentina ini.

Gelar juara Pep Guardiola sebagai pelatih El Barca : La Liga 3 kali, Copa del Rey 1 kali, Piala Super Eropa 2 kali, Liga Champhions Eropa 2 kali, Piala Super Spayol 2 kali, Piala Dunia Antar Club 2 kali.

Gelar juara Lionel Messi bersama El Barca : La Liga 5 kali, Copa del Rey 1 kali, Piala Super Eropa 2 kali, Liga Champhions Eropa 2 kali, Piala Super Spayol 5 kali, Piala Dunia Antar Klub 2 kali.

Posted on October 4, 2012, in Beranda, Liga Spanyol, Sepak bola. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: